Minggu, 17 April 2011

Paralyzed

kata-kata dari mulutmu memang berbahaya
kau permainkan hatiku dengan berbagai cara
mata bibirmu sentuhku sampai ku tak bersuara
lihat arogansimu ku malah lemah tak berdaya

* kau pikir ku mudah bagimu
namun bersamamu tabu bagiku

now baby boy listen to me boy show me (how you gonna get me paralyzed)
this is me now tell me (how you gonna get me paralyzed)
this is me boy get me (how you gonna get me paralyzed)
i'm just like so alive, i want to do, get me paralyzed

how you gonna get me paralyzed

oh kau bawa aku lagi sampai ku hampir mati
caramu kagumiku puja aku sampai mati
memang ku kagumimu dari atas sampai hati
tak perlu ku ragu dari hati sampai kaki


how you gonna get me paralyzed

how you gonna get me paralyzed

Minggu, 10 April 2011

.....


aku tertawa dalam ratapan menangisi kekalahanku
bagaimana caranya aku menata tembok itu lagi ???
tentunya harus lebih tinggi, tebal, dan kokoh agar tak hancur lagi
tembok kokoh yang selalu menemaniku kemana pun aku melangkah

kini hanya aku dan diriku sendiri
mungkin sejatinya aku memang harus berdiri sendiri
tegar setegar-tegarnya dan tegak setegak-tegaknya
ternyata menjadi aku yang duli tak semudah bayanganku

aaaaaahhhhhhh........
aku hanya merindunya...
tak butuh waktu lama tuk mencintanya
hanya dalam hitungan hari kau menempati ruang kosong itu, mengisi hariku meski sesaat...
walau pada akhirnya kau harus kembali pada pemilik sebelumnya
dan aku harus relakanmu...
ikhlaskanmu...
seikhlas-ikhlasnya...

doakan saja agar aku tetap berdiri kokoh bagaikan tembok pembatas kerajaan
ya, kerajaan hatiku, hatimu, dan hatinya..

aku memang terlanjur mencintaimu..
namun bagaimanapun aku tak dapat memilikimu utuh !!!
separuh dirimu tlah bersamanya
dan tak mungkin kau ambil meski secara paksa

yaaaaa....
mungkin karena aku dapatkanmu pun dengan cara yang salah...
sudahlah...
memang salahku !!!

Rabu, 06 April 2011

hufffttttt.... T.T


aku merasa kelabu dalam langkahku...
aku takut salah mengambil keputusan...
aku tak mau munafik meski bimbang...
entah jalan mana yang semestinya aku tempuh...

meraung-raung dikegelapan tak cukup membuatku puas...
aku hanya mencari setitik keindahan yang entah dapat aku gapai...
aku hanya ingin jawaban...
dan bukan aku yang menjawab !!!!

menatapmu...
menatapnya...
lalu menatap diriku...
ahhhh, hanya ketidak mengertian yang kudapat...

aku selalu tak tenag, seakan dikejar waktu..
aku merasa palsu atas diriku...
aku merasa bodoh atas kekalahanku...
aku merasa malu atas perilakuku...

Tuhaaaaannnnnn dengarkan jeritanku !!!
aku mohoooonnnnnn...
beri aku satu titik terang untuk menatap kedepan...
utuk tak egois, agar aku dapat adil dalam keputusanku...

aku sayang keduanya...
mereka memiliki tempat dihatiku...
aku tak dapat membiarkan keduanya jatu perlahan karena aku !!!
dan kumohon tolong aku agar aku tak jatuh Rabb...

aku malu memintaMu tuk menolongku...
namun pada siapa aku harus meminta pertolongan selain pada engkau...
ampuni aku Rabb..
karena sejenak melupakanMu...

Senin, 04 April 2011

entahlah....

merasa kelam dalam terang...
merasa sunyi dalam ramai...
merasa tak tentu dalam tujuan...
aku hanya sesosok jiwa yang berlumur dosa...
aku hanya hambaNya yang tak lepas dari khilaf...
aku hanya gadis lemah yang belajar tuk mengerti hidup...
belajar tuk memaknai apa arti HIDUPKU !!!
menjadi munafik???
apa ada manusia yang mencintai sebuah kemunafikan ???
memang salah jika dalam proses belajarku, aku mengganggu zona aman jiwa lain...
aku tak akan berkata benar, karena aku tak benar...
aku pun tak akan membela diri karena aku memang salah...
jika mereka berkata betapa jahatnya aku, maka iya jawabku...
dan jika mereka berkata munafiknya aku, maka maaf jawabku...
setiap jiwa memiliki presepsi masing-masing akan suatu hal...
begitu pula dengan aku !!!
aaaahhhh...
aku hanya sedang belajar mengerti hidupku, diriku, dan juga kekalahanku...
maaf karena ada jiwa yang tersakiti atas kekalahanku...


Jumat, 04 Maret 2011

semoga kau datang...


tertelan dalam masa laluku

yang berusaha tuk ku lupalan

inginku lari dari kesedihan

yang bersemayam di lubuk hatiku

semoga kau datang membimbingku menuju bahagia

semoga kau datang meringankan luka dihatiku...

dan meminjamkan bahumu...

dan menyeka air mataku...

dan menggegam kedua tanganku...

tangan dan hati perlahan beku

karena ingatan ini terus menghantuiku

semoga kau datang membimbingku menuju bahagia

semoga kau datang meringankan luka dihatiku...

dan meminjamkan bahumu...

dan menyeka air mataku...

dan menggegam kedua tanganku...

tertelan dalam masa laluku

yang takkan pernah sirna

hingga kau tiba...

dan meminjamkan bahumu...

dan menyeka air mataku...

dan menggegam kedua tanganku..

bingung...

kamu buatku bingung
kamu buatku merasa bodoh dan tolol
kamu buatku merasa jahat
sadarkah kamu apa yang kita jalani adalah sebuah kesalahan...???
aku tak akan menyalahkanmu, apalagi menghakimimu
namun pernahkah kamu berfikir apa yang akan terjadi kemudian...???
kita telah menyakiti orang lain...

Minggu, 20 Februari 2011

pengukuran

Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik, tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau kepercayaan konsumen.

Ketelitian adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar x0.

Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dikenal oleh instrumen/alat ukur

Ketepatan (akurasi) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. Dengan memberikan suatu nilai tertentu pada besaran fisis, ketepatan merupakan suatu ukuran yang menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran pada pengukuran berulang.


Presisi menunjukkan tingkat reliabilitas dari data yang diperoleh. Hal ini dapat dilihat dari standar deviasi yang diperoleh dari pengukuran, presisi yang baik akan memberikan standar deviasi yang kecil dan bias yang rendah.


Contoh alat ukur fisika :

a. Amperemeter / Ampere Meter

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter.

Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt.

Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

b. Voltmeter / Volt Meter

Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.

Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi.

c. Ohmmeter / Ohm Meter

Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm.